sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Minta KBIHU Ikuti Aturan Jelang Puncak Ibadah Haji, Ancam Cabut Izin Jika Bandel

Syariah editor Jonathan Simanjuntak
24/05/2026 02:07 WIB
Seluruh skenario pelayanan ibadah haji harus sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karenanya langkah mitigasi pun terus dilakukan.
Pemerintah Minta KBIHU Ikuti Aturan Jelang Puncak Ibadah Haji, Ancam Cabut Izin Jika Bandel
Pemerintah Minta KBIHU Ikuti Aturan Jelang Puncak Ibadah Haji, Ancam Cabut Izin Jika Bandel

IDXChannel - Kementerian Haji dan Umrah meminta Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) untuk mengikuti setiap aturan Pemerintah menjelang puncak ibadah Haji. Hal itu dilakukan demi menjaga ketertiban dan keselamatan jamaah.

Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan seluruh skenario pelayanan ibadah haji harus sesuai yang telah ditetapkan pemerintah. Oleh karenanya langkah mitigasi pun terus dilakukan.

"Ini tinggal dua hari lagi masa puncak haji atau Armuzna; Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Tentu kami sudah mempersiapkan dengan maksimal upaya-upaya antisipasi dan mitigasi beberapa masalah yang bisa muncul," kata Dahnil, Sabtu (23/5/2026).

Salah satu fokus pemerintah misalnya berkaitan dengan penertiban tenda untuk jamaah haji. Penempatan jamaah menurutnya harus sesuai kloter, daerah asal, hingga berbasis nama atau by name.

Dahnil mengingatkan pentingnya tertib dalam penempatan jamaah agar seluruh jamaah terjamin bisa mendapatkan tenda.

"Kami sudah memastikan masalah tenda untuk ada penertiban supaya semua jamaah nanti bisa mendapat tenda sesuai kebutuhan. Sekarang tim sedang memasang dan memastikan, misalnya kloter satu di mana, kloter dua di mana, Sumatera Utara di mana, Jawa Tengah di mana, bahkan kita cek by name," katanya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement