Pandangan serupa disampaikan analis pasar SEBI Anuj Gupta, yang memperkirakan logam mulia berpotensi dibuka menguat pada awal pekan.
Menurut dia, eskalasi konflik AS-Iran akan mendorong investor mencari perlindungan di emas dan perak.
Dari sisi global, analis strategi di OCBC Singapura, Christopher Wong, menilai serangan tersebut meningkatkan premi risiko geopolitik.
Ia memperkirakan emas berpotensi mengalami lonjakan harga saat pembukaan perdagangan, sementara minyak juga dapat menguat karena kekhawatiran gangguan pasokan.
Sementara itu, CIO Vantage Point Asset Management Nick Ferres menilai sektor energi dan emas menjadi pilihan paling jelas untuk reli pada awal pekan. (Aldo Fernando)