Chief Market Strategist SIA Wealth Management Colin Cieszynski menilai prospek emas masih netral dalam jangka pendek, namun volatilitas tinggi kemungkinan tetap terjadi sepanjang pekan.
Dalam Kitco News Gold Survey, sebanyak 15 analis Wall Street berpartisipasi, dengan 27 persen memprediksi harga emas naik, 20 persen memperkirakan turun, dan mayoritas 53 persen memilih bersikap netral.
Di sisi lain, investor ritel cenderung lebih optimistis, dengan 59 persen memperkirakan harga emas menguat, 21 persen memprediksi turun, dan 20 persen melihat pergerakan konsolidasi.
Fokus pasar pekan ini akan tertuju pada rangkaian data ekonomi Amerika Serikat (AS), dimulai dari laporan ketenagakerjaan yang menjadi acuan awal arah kebijakan moneter.
Setelah itu, pelaku pasar akan mencermati data inflasi, pertumbuhan ekonomi, hingga risalah rapat Federal Reserve (The Fed) untuk mencari sinyal arah suku bunga.