IDXChannel - Harga emas dunia kembali menembus rekor baru di atas USD5.000 per ons pada Senin (26/1/2026) melanjutkan reli panjang seiring meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah eskalasi ketegangan geopolitik global.
Harga emas spot naik 0,75 persen menjadi USD5.019,85 per ons, sementara emas berjangka Amerika Serikat untuk pengiriman Februari menguat 0,84 persen ke level USD5.020,60 per ons.
Lonjakan ini menandai babak baru dalam reli emas yang kian agresif sejak awal tahun. Penguatan emas kali ini dipicu oleh memanasnya friksi antara Amerika Serikat dan NATO terkait Greenland, yang memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global.
Kondisi tersebut mendorong investor global untuk kembali mengalihkan portofolio ke aset safe haven, dengan emas menjadi pilihan utama.
Analis independen Ross Norman memproyeksikan tren bullish emas masih akan berlanjut. "Perkiraan kami tahun ini, emas berpotensi mencapai level tertinggi di USD6.400 per ons, dengan harga rata-rata sekitar USD5.375 per ons," ujar Norman dilansir dari globalbankingandfinance, Senin (26/1/2026).