Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan perekonomian negara itu hanya menambah 57.000 lapangan kerja bulan lalu, jauh di bawah perkiraan ekonom sebesar 110.000. Tingkat pengangguran tercatat 4,2 persen.
Data tersebut menyusul laporan sehari sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan payroll sektor swasta AS pada Juni juga lebih rendah dari perkiraan.
Pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 51 persen, turun dari 66 persen sebelum data ketenagakerjaan dirilis, berdasarkan CME FedWatch Tool.
Pada Rabu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekspektasi inflasi dan risiko inflasi telah menurun dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bank sentral tetap berkomitmen menurunkan inflasi menuju target 2 persen.
Di sisi lain, World Gold Council melaporkan bank-bank sentral kembali membeli emas pada Mei. Berdasarkan data terbaru, cadangan emas resmi dunia bertambah bersih 41 ton selama bulan tersebut.