sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Melonjak 2 Persen usai Data Tenaga Kerja AS Melemah

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
03/07/2026 07:00 WIB
Harga emas melonjak lebih dari 2 persen pada Kamis (2/7), memperpanjang penguatan setelah data nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah.
Harga Emas Melonjak 2 Persen usai Data Tenaga Kerja AS Melemah. (Foto: Magnific)
Harga Emas Melonjak 2 Persen usai Data Tenaga Kerja AS Melemah. (Foto: Magnific)

IDXChannel - Harga emas melonjak lebih dari 2 persen pada Kamis (2/7/2026), memperpanjang penguatan setelah data nonfarm payrolls (NFP) Amerika Serikat (AS) yang lebih lemah dari perkiraan meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) tahun ini.

Emas spot naik 2,28 persen menjadi USD4.123,61 per troy ons.

Indeks dolar AS melemah 0,5 persen, sehingga logam yang diperdagangkan dalam dolar menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures David Meger mengatakan, angka ketenagakerjaan yang lebih rendah dari perkiraan mengurangi peluang kenaikan suku bunga pada sisa tahun ini.

Menurut dia, emas cenderung berkinerja lebih baik ketika suku bunga berada di level yang lebih rendah.

"Karena itu, kami melihat reli signifikan di pasar emas setelah data tersebut dirilis," ujarnya, dikutip Reuters.

Laporan Departemen Tenaga Kerja AS menunjukkan perekonomian negara itu hanya menambah 57.000 lapangan kerja bulan lalu, jauh di bawah perkiraan ekonom sebesar 110.000. Tingkat pengangguran tercatat 4,2 persen.

Data tersebut menyusul laporan sehari sebelumnya yang menunjukkan pertumbuhan payroll sektor swasta AS pada Juni juga lebih rendah dari perkiraan.

Pelaku pasar kini melihat peluang kenaikan suku bunga pada September sekitar 51 persen, turun dari 66 persen sebelum data ketenagakerjaan dirilis, berdasarkan CME FedWatch Tool.

Pada Rabu, Ketua The Fed Kevin Warsh mengatakan ekspektasi inflasi dan risiko inflasi telah menurun dalam beberapa pekan terakhir. Meski demikian, ia menegaskan bank sentral tetap berkomitmen menurunkan inflasi menuju target 2 persen.

Di sisi lain, World Gold Council melaporkan bank-bank sentral kembali membeli emas pada Mei. Berdasarkan data terbaru, cadangan emas resmi dunia bertambah bersih 41 ton selama bulan tersebut.

Sementara itu, pembicaraan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat yang berlangsung pada Rabu berakhir tanpa tanda-tanda kemajuan menuju perdamaian yang berkelanjutan.

Untuk logam mulia lainnya, harga perak spot naik 2,6 persen menjadi USD60,69 per ons, platinum menguat 2,6 persen menjadi USD1.617,00 per ons, dan paladium melonjak 4,7 persen menjadi USD1.267,14 per ons. (Aldo Fernando)

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement