Sementara itu, investor menantikan data indeks PCE inti pada Jumat esok yang merupakan ukuran inflasi pilihan The Fed, terutama setelah penurunan data CPI dan PPI baru-baru ini, serta estimasi ketiga untuk pertumbuhan PDB Q1 AS.
Harga emas sempat terangkat oleh sentimen data ekonomi AS yang lemah yang memperkuat spekulasi bahwa bank sentral AS mungkin akan menurunkan suku bunga tahun ini, dan di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.
Sebelumnya, The Fed memutuskan untuk kembali mempertahankan suku bunga acuan alias Fed Fund Rate di level 5,25-5,5 persen pada Rabu (12/6), waktu setempat.
Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan, bank sentral belum memiliki kepercayaan diri untuk menurunkan suku bunga The Fed, bahkan ketika inflasi telah menurun dari tingkat puncaknya.
The Fed juga memberi isyarat pemangkasan suku bunga hanya sekali pada tahun ini, mematahkan perkiraan pada Maret lalu dengan perkiraan pemangkasan suku bunga tiga kali.