Persediaan minyak mentah dalam cadangan darurat pemerintah AS turun 9,05 juta barel pada pekan lalu, menjadi penurunan terbesar ketiga dalam catatan.
Pengurangan cadangan tersebut merupakan bagian dari kesepakatan AS untuk melepas 172 juta barel dari fasilitas penyimpanan guna membantu menekan harga bahan bakar.
Analis UBS Giovanni Staunovo mengatakan Iran telah kembali mengekspor minyaknya setelah sebelumnya ekspor tersebut terhenti akibat blokade laut AS pada awal bulan ini.
ANZ memperkirakan sekitar 2 juta hingga 3 juta barel per hari pasokan minyak Iran dapat kembali masuk ke pasar dalam empat pekan pertama.
Namun, proses pemulihan pasokan masih menghadapi tantangan. ANZ memperkirakan tambahan 2 juta hingga 3,5 juta barel per hari berpotensi kembali pada kuartal III-2026, bergantung pada stabilitas situasi. Sementara itu, sekitar 1 juta hingga 2 juta barel per hari pasokan minyak berpotensi hilang secara permanen atau semi permanen. (Aldo Fernando)