Bank asal Swiss, UBS, menyatakan pihaknya memperkirakan penurunan moderat harga minyak dalam beberapa pekan ke depan, selama tidak terjadi eskalasi ketegangan di Timur Tengah yang dapat mengganggu pasokan.
“Harga minyak mentah AS saat ini mengandung premi risiko geopolitik sekitar USD3-USD4 per barel akibat ketegangan antara AS dan Iran,” kata Direktur Departemen Sumber Daya Mineral North Dakota pada Senin.
North Dakota merupakan negara bagian penghasil minyak terbesar ketiga di AS. Para eksekutif energi juga menyebut industri membutuhkan harga minyak bertahan di level USD70 per barel agar produksi dapat terus tumbuh.
“Departemen Luar Negeri AS menarik personel pemerintah yang tidak esensial beserta keluarga mereka dari Kedutaan Besar AS di Beirut,” ujar seorang pejabat senior pada Senin, di tengah meningkatnya kekhawatiran risiko konflik militer dengan Iran.
Sumber menyebut Iran hampir mencapai kesepakatan dengan China untuk membeli rudal jelajah anti-kapal.