Menurut Lipow, para trader membeli kontrak berjangka WTI dengan memperkirakan gangguan ekspor Arab Saudi berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Kilang AS juga relatif mudah beralih di antara berbagai jenis minyak mentah, sehingga permintaan terhadap minyak mentah jenis sweet seperti WTI berpotensi meningkat dan semakin menopang harga.
Di Libya, gangguan pasokan terjadi secara terpisah dari konflik Iran.
National Oil Corporation (NOC) mengatakan operasi di tiga ladang minyak dihentikan setelah anggota Petroleum Facilities Guard yang melakukan aksi protes menutup sebuah katup pada pipa ekspor minyak mentah Hamada-Zawiya. (Aldo Fernando)