Hingga pukul 06.53 WIB, harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) kontrak terdepan naik 3,2 persen menjadi USD73,70 per barel.
Sementara itu, minyak mentah Brent kontrak terdepan menguat 3,1 persen ke USD78,38 per barel.
Analis ANZ Research menilai eskalasi terbaru tersebut kembali memicu kekhawatiran pasar terhadap keberlangsungan kesepakatan damai yang sebelumnya telah meredakan ketegangan di kawasan.
"Serangan tersebut meningkatkan kekhawatiran bahwa kesepakatan damai yang rapuh dapat runtuh," tulis analis ANZ Research dalam laporannya.
Mereka menambahkan, selama kesepakatan tersebut berlangsung, lalu lintas kapal tanker minyak yang melintasi Selat Hormuz sempat meningkat. (Aldo Fernando)