Perang ini menyebabkan gangguan terbesar dalam sejarah terhadap pasokan minyak dan gas global, setelah Iran menghambat lalu lintas di Selat Hormuz yang menangani sekitar 20 persen aliran minyak dan gas alam cair dunia.
Trump pada Senin mengatakan 34 kapal melintasi selat tersebut pada Minggu, meski angka ini tidak dapat diverifikasi oleh Reuters. Dalam kondisi normal, lebih dari 100 kapal melintas setiap hari.
Kenaikan harga energi mulai menekan konsumen di seluruh dunia.
Di AS, pengemudi mulai mengurangi penggunaan kendaraan seiring harga bensin dan solar mencapai level tertinggi sejak musim panas 2022, pasca invasi Rusia ke Ukraina.
Arab Saudi menyatakan penjualan minyak mentah ke China diperkirakan turun pada Mei.
Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen mengatakan negara-negara anggota perlu berkoordinasi dalam mengendalikan harga energi, setelah tagihan bahan bakar fosil melonjak EUR22 miliar (USD25,70 miliar) sejak perang dimulai.