Namun, hingga pukul 13.45 waktu setempat, WTI naik 1,3 persen atau USD1,17 menjadi USD92,65 per barel.
WTI sempat mencapai USD93,29 per barel, juga merupakan level tertinggi sejak 24 Juli.
"Serang aset kami, maka Anda akan diserang," ujar Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf pada Senin, seperti dikutip Reuters.
Pernyataan tersebut tampaknya merupakan respons terhadap peringatan Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth yang menyebut armada minyak Iran "tidak berdaya".
AS dan Iran saling melancarkan serangan terhadap kapal tanker minyak dan kapal perang sepanjang akhir pekan.