sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Minyak Naik Lagi, Saham ENRG-MEDC Cs Lanjut Reli

Market news editor TIM RISET IDX CHANNEL
14/07/2026 09:27 WIB
Saham emiten sektor minyak dan gas (migas) kembali penguatan pada perdagangan Selasa (14/7/2026), seiring kenaikan harga minyak dunia.
Harga Minyak Naik Lagi, Saham ENRG-MEDC Cs Lanjut Reli. (Foto: Magnific)
Harga Minyak Naik Lagi, Saham ENRG-MEDC Cs Lanjut Reli. (Foto: Magnific)

IDXChannel – Saham emiten sektor minyak dan gas (migas) kembali penguatan pada perdagangan Selasa (14/7/2026), seiring kenaikan harga minyak dunia akibat memanasnya kembali konflik di Timur Tengah.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), pukul 09.20 WIB, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) melesat 7,57 persen ke Rp1.350 per unit, disusul PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) yang melonjak 4,22 persen ke Rp1.235 per unit.

Di bawah ENRG dan MEDC, saham PT Apexindo Pratama Duta Tbk (APEX), dengan nilai transaksi yang lebih kecil, meningkat 4,48 persen ke Rp140 per unit.

Kemudian, saham PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) naik 1,77 persen, sedangkan anak usahanya, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) menghijau 1,40 persen.

Selain itu, saham PT Elnusa Tbk (ELSA) terkerek 1,55 persen dan PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) mendaki 1,13 persen.

Harga minyak dunia kembali menguat pada awal perdagangan Asia, Selasa (14/7/2026), seiring meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Kenaikan terjadi setelah Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan ke Iran untuk hari ketiga berturut-turut.

Langkah itu menyusul pengumuman Presiden Donald Trump mengenai gelombang serangan yang diperkirakan berlangsung selama beberapa hari serta penerapan blokade baru terhadap perdagangan Iran di Selat Hormuz.

Trump juga mengatakan AS akan mengenakan biaya sebesar 20 persen terhadap seluruh kargo yang melintasi jalur pelayaran strategis tersebut.

Analis ANZ Research, seperti dikutip The Wall Street Journal, menilai langkah tersebut berpotensi memicu serangan balasan lebih lanjut dari Iran dan mengancam pemulihan pasokan minyak yang mulai terlihat setelah kesepakatan damai AS-Iran pada bulan lalu.

Pada perdagangan awal Asia, kontrak berjangka minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman terdekat naik 1,6 persen menjadi USD79,41 per barel.

Sebelumnya, harga minyak dunia melonjak lebih dari 9 persen ke level tertinggi dalam satu bulan pada Senin (14/7).

Kontrak berjangka minyak Brent ditutup melesat 9,59 persen menjadi USD83,30 per barel. Sementara itu, minyak mentah WTI AS naik 9,42 persen menjadi USD78,14 per barel.

Kenaikan Brent menjadi yang terbesar dalam sehari sejak 2 April sekaligus mencatat harga penutupan tertinggi sejak 12 Juni.

WTI membukukan kenaikan harian terbesar sejak 29 April dan ditutup pada level tertinggi sejak 15 Juni. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement