sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Minyak Stabil, Konflik AS-Iran Belum Ganggu Pasokan

Market news editor Desi Angriani
10/07/2026 22:34 WIB
Pelaku pasar menilai, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran belum akan mengganggu pasokan minyak dari kawasan Teluk Persia.
Harga Minyak Stabil, Konflik AS-Iran Belum Ganggu Pasokan (Foto: dok Freepik)
Harga Minyak Stabil, Konflik AS-Iran Belum Ganggu Pasokan (Foto: dok Freepik)

Ketegangan meningkat setelah Amerika Serikat melancarkan serangan udara terhadap sejumlah sasaran militer di Iran pada Kamis (9/7/2026). Washington menyatakan operasi tersebut bertujuan melemahkan kemampuan Teheran mengancam jalur pelayaran komersial di Selat Hormuz.

Sebagai balasan, Iran meluncurkan serangan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar negara-negara sekutu Amerika Serikat, termasuk Bahrain, Kuwait, Qatar, dan Yordania. Aksi tersebut menjadi salah satu eskalasi terbesar sejak kedua negara mencapai kesepakatan sementara pada bulan lalu.

Konflik terbaru itu juga menyusul insiden penyerangan terhadap sejumlah kapal dagang di sekitar Selat Hormuz pada awal pekan. Insiden tersebut sempat mendorong operator kapal menunda pelayaran melalui salah satu jalur distribusi minyak tersibuk di dunia.

Meski lalu lintas kapal tanker mulai pulih setelah jalur pelayaran kembali dibuka pada Juni lalu, volume pengiriman minyak masih berada di bawah tingkat normal karena perusahaan pelayaran dan penyedia asuransi terus mengevaluasi risiko keamanan di kawasan tersebut.

Analis IG menilai, respons harga minyak yang relatif terbatas di tengah berlanjutnya aksi militer mencerminkan keyakinan pasar bahwa konflik masih dapat dikendalikan. Menurutnya, serangan Amerika Serikat sejauh ini lebih difokuskan pada infrastruktur militer Iran, bukan fasilitas produksi maupun ekspor minyak.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement