Harga Mobil Listrik Turun, Diprediksi 2030 Baterai Lebih Ekonomis
Market News
Fahmi Abidin
4 hari yang lalu
Zainal Arifin mengatakan bahwa harga dari mobil listrik (electric vehicle/EV) akan berada di titik ekonomis pada 2030.
Harga Mobil Listrik Turun, Diprediksi 2030 Baterai Lebih Ekonomis. (Foto: Ist)

IDXChannel - Vice President of Technology Development and Standarization PLN Zainal Arifin mengatakan bahwa harga dari mobil listrik (electric vehicle/EV) akan berada di titik ekonomis pada 2030.

“Jadi, kalau sekarang bicara harga mobil listrik masih mahal, kita tunggu nanti 2030 karena baterai akan mencapai titik ekonomisnya,” kata Zainal Arifin saat menjadi pembicara di Special Event IDX Channel Economic Outlook bertajuk Kesiapan Industri Otomotif Hadapi Era 4.0 di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, pada Rabu (4/12/2019).

Zainal bahkan memprediksi pada 2050, kendaraan di seluruh dunia akan didominasi mobil berbahan bakar listrik. Hal tersebut dibuktikan dari perkembangan EV di dunia transportasi yang berkembang semakin pesat.

“Kalau kita lihat beberapa studi seperti itu. Memang betul di China ada perlambatan karena ada pengurangan pemerintah. Tapi kalau kita lihat mobil listrik itu sudah lebih dari lima juta sekarang,” ungkap Zainal soal populasi mobil listrik di dunia.

Dengan demikian dirinya mendorong masyarakat Indonesia untuk mulai menggunakan kendaraan listrik. Menurutnya dengan menggunakan kendaraan listrik, masyarakat dapat membantu memelihara lingkungan dan lebih efisien.

Demi mendukung efisiensi tersebut, PLN juga bertekat untuk membangun 168 Stasiun Pengisian Bahan Bakar Listrik (SPLU) tahun depan.

“Tahun depan kita akan memulai dengan yang komersial sifatnya, jadi taun depan kita akan coba bangun 168 charger dan itu akan terus bertambah seiring jumlah mobil listrik yang ada,”pungkasnya. (*)

Baca Juga