Tren positif perseroan terus berlanjut hingga awal 2026. Pada kuartal I, HRTA membukukan pendapatan sebesar Rp20,16 triliun, atau tumbuh melesat 196,96 persen dibandingkan kuartal I-2025 yang sebesar Rp6,78 triliun.
Laba bersih pada tiga bulan pertama tahun ini juga terkerek naik 189,48 persen menjadi Rp433,49 miliar, dari posisi Rp149,75 miliar pada periode yang sama di tahun lalu.
Akselerasi performa ini ditopang oleh kenaikan volume penjualan emas murni sebesar 75,18 persen menjadi 7,83 ton.
Selain itu, harga jual rata-rata (Average Selling Price/ASP) produk perseroan ikut terkerek naik sebesar 71,01 persen secara tahunan menjadi Rp2.567.213 per gram.
Dari total pendapatan yang dikantongi, lini bisnis grosir masih menjadi tulang punggung utama dengan kontribusi dominan mencapai 90,60 persen.