“Kita melihat penciptaan kekayaan, aliran modal lintas batas, dan ekosistem investasi semakin terkonsentrasi pada segelintir pusat finansial yang terhubung secara global,” kata Direktur Pelaksana BCG Michael Kahlich.
“Kebangkitan Hong Kong mencerminkan daya tarik gravitasi yang semakin besar dari pasar modal Asia," katanya.
Untuk meningkatkan kembali daya tariknya setelah bertahun-tahun pembatasan pandemi dan gejolak politik, Hong Kong secara agresif menawarkan pajak rendah, kumpulan talenta yang melimpah, dan pasar modal yang berkembang pesat kepada elite global.
Strategi yang dijalankan Hong Kong berhasil. Ketegangan geopolitik, termasuk ketidakstabilan di Timur Tengah, mendorong kaum ultra-kaya untuk melakukan diversifikasi ke wilayah tersebut.
Untuk mempertahankan momentum ini, Hong Kong berencana untuk memperluas keringanan pajak ke lebih banyak kelas aset. (Wahyu Dwi Anggoro)