IDXChannel – PT Hutama Karya (Persero) menyiapkan dana internal untuk melunasi surat utang yang akan jatuh tempo pada 7 September 2026 dengan nilai total sekitar Rp250 miliar.
Berdasarkan publikasi PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) tertanggal 13 Agustus 2026 yang dipantau melalui situs resmi perusahaan, kewajiban tersebut terdiri atas Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2021 Seri B senilai Rp185,55 miliar dengan peringkat idAA-, serta Sukuk Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2021 Seri B senilai Rp64,45 miliar dengan peringkat idAA-(sy).
Dengan demikian, total nilai surat utang Hutama Karya yang akan jatuh tempo pada awal September 2026 mencapai Rp250 miliar.
Pefindo menyebut perseroan berencana menggunakan dana internal untuk memenuhi seluruh kewajiban tersebut. Hingga akhir Juni 2026, Hutama Karya memiliki kas dan setara kas yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar sekitar Rp6,2 triliun.
Selain itu, perusahaan juga memiliki fasilitas kredit yang belum digunakan dengan nilai sekitar Rp4,3 triliun sebagai sumber pendanaan cadangan. Ketersediaan kas dan akses pembiayaan tersebut dinilai memberikan fleksibilitas likuiditas dalam memenuhi kewajiban jatuh tempo.