IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini, Kamis (3/9/2026), berpotensi menguat. Pada perdagangan Rabu (2/9/2026), indeks ditutup turun tipis 0,06 persen ke level 6.595,78.
Analis BRI Danareks Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan laju IHSG yang melemah pada perdagangan kemarin mencerminkan konsolidasi setelah penguatan sebelumnya. Saham BBCA, BBRI, dan BMRI masih menjadi penopang indeks, sementara nilai transaksi tercatat sekitar Rp16,82 triliun.
Di sisi domestik, pasar juga merespons resminya Destry Damayanti sebagai Gubernur BI periode 2026–2031.
Secara teknikal, IHSG pada hari ini berpotensi mengalami pullback setelah mendekati area resistance. Support berada di 6.500–6.550, sedangkan resistance di 6.650–6.799.
“Selama IHSG mampu bertahan di atas area support tersebut, struktur bullish jangka pendek masih terjaga dan peluang untuk kembali menguji area resistance tetap terbuka,” ujar Reza dalam keterangan tertulis, Kamis (3/9/2026).
Katalis selanjutnya akan berasal dari kenaikan harga komoditas, terutama Brent di atas USD94 per barel dan CPO sekitar MYR4.950 per ton, yang berpotensi menopang saham sektor energi dan CPO.
Di sisi global, pasar juga menanti NFP dan unemployment rate AS pada 4 September, sebagai indikator penting bagi arah kebijakan The Fed dan pergerakan yield US Treasury.
Dengan analisa tersebut, Reza memiliki empat saham pilihan yaitu BULL, JARR, CUAN, dan HOPE.
BULL
Buy (Swing Trade)
Target harga Rp496-Rp515
Stop loss <Rp450
JARR
Buy (Day Trade)
Target Harga Rp3.480-Rp3.600
Stop Loss < Rp3.200
CUAN
Buy (Day Trade)
Target Harga Rp940-Rp985
Stop Loss Rp850
HOPE
Sell
Target Harga Rp212-Rp195
(Febrina Ratna Iskana)