sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Melemah 0,14 persen, Mirae Asset Ungkap Sektor yang Jadi Andalan Asing

Market news editor Shifa Nurhaliza Putri
02/09/2026 17:25 WIB
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia masih melihat ruang penguatan IHSG, terutama jika akumulasi investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar.
IHSG Melemah 0,14 persen, Mirae Asset Ungkap Sektor yang Jadi Andalan Asing. (Foto: Ilustrasi)
IHSG Melemah 0,14 persen, Mirae Asset Ungkap Sektor yang Jadi Andalan Asing. (Foto: Ilustrasi)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (2/9/2026), setelah bergerak volatil sepanjang sesi. Meski demikian, PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia masih melihat ruang penguatan IHSG, terutama jika akumulasi investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar khususnya sektor perbankan terus berlanjut.

Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG ditutup turun turun 4,16 poin atau 0,06 persen ke level 6.595. Pada penutupan perdagangan, sebanyak 282 saham menguat, 321 saham melemah dan 186 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp16,8 triliun dari 63,13 miliar saham yang diperdagangkan.

Pada perdagangan hari ini, IHSG dibuka di level 6.625,39. Nilai transaksi saham mencapai sekitar Rp15,50 triliun, dengan volume perdagangan 60,81 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,37 juta kali.

Pergerakan IHSG tersebut terjadi sehari setelah indeks menguat 1,1 persen ke level 6.600 pada perdagangan 1 September 2026. Penguatan tersebut dipimpin sejumlah saham perbankan besar, yakni PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).

Mirae Asset menilai penguatan saham-saham tersebut mencerminkan perbaikan market leadership menuju saham large-cap yang memiliki likuiditas lebih tinggi. Arus dana asing yang telah masuk sejak Agustus juga dinilai menjadi sinyal positif bagi pasar domestik.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement