Adapun bursa Asia ditutup beragam dengan kecenderungan menguat. Pasar mengabaikan sebagian besar kekhawatiran mengenai keberlanjutan gencatan senjata di Timur Tengah dan memilih antusias terhadap tren kecerdasan buatan (AI).
Dari sisi ekonomi, Inflasi Korea Selatan naik menjadi 3,1 persen YoY di bulan Mei, tertinggi sejak bulan Maret 2024. Angka ini naik dari bulan sebelumnya 2,6 persen YoY sekaligus melampaui ekspektasi pasar yang naik 3,0 persen. Kenaikan ini didorong oleh dampak yang semakin meluas dari kenaikan harga minyak di tengah konflik Timur Tengah, dengan harga bahan pangan mengalami kenaikan terbesar dalam tiga bulan terakhir.
(Rahmat Fiansyah)