AALI
9675
ABBA
290
ABDA
6325
ABMM
1385
ACES
1345
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
193
ADRO
2220
AGAR
362
AGII
1445
AGRO
1445
AGRO-R
0
AGRS
172
AHAP
70
AIMS
398
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
810
AKSI
690
ALDO
1350
ALKA
334
ALMI
290
ALTO
248
Market Watch
Last updated : 2022/01/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
505.56
-0.34%
-1.74
IHSG
6614.06
-0.47%
-30.99
LQ45
944.82
-0.34%
-3.20
HSI
24112.78
-0.44%
-105.25
N225
28257.25
-0.27%
-76.27
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,837
USD/IDR 14,330
Emas
836,902 / gram

IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Simak Saham-saham yang Bisa Dicermati

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 14 September 2021 07:41 WIB
Setelah sempat loyo sepanjang Senin (14/9/2021) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini.
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Simak Saham-saham yang Bisa Dicermati. (Foto: MNC Media)
IHSG Diprediksi Menguat Hari Ini, Simak Saham-saham yang Bisa Dicermati. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah sempat loyo sepanjang Senin (14/9/2021) kemarin, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi akan mengalami penguatan pada perdagangan hari ini. Indeks diperkirakan akan bergerak di kisaran 6.063-6.144.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi, mengatakan, pergerakan terkonsolidasi bertahan pada level support MA200 di kisaran 6.062 terlihat pada chart IHSG secara teknikal. Kuatnya IHSG yang mampu bertahan pada level support akan menjadi signal positif pada perdagangan selanjutnya.

"Indikator Stochastic dan RSI terkonsolidasi pada area middle dengan momentum yang bergerak bullish. Sehingga secara teknikal IHSG berpotensi bergerak menguat di perdagangan hari ini dengan support resistance 6.063-6.144," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (14/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal di antaranya: AGII, ASSA, BBRI, BRPT, MCAS, TLKM.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 6,72 poin atau 0,11 persen ke level 6.088 setelah sempat turun hingga -0.69% pada akhir sesi pertama. Indeks sektor teknologi (-1.60%) dan Material Dasar (-0.74%) yang turun lebih dari setengah persen menjadi pemimpin pelemahan.

Faktor eksternal menjadi triger negatif di mana Investor bersikap hati-hati akan risiko pemulihan ekonomi global yang lebih lambat di tengah strain virus delta dan beberapa data ekonomi penting alami pelemahan di beberapa negara.

Leader:
BBHI, BBCA, AGRO, TLKM, BRIS

Laggard:
BBRI, EMTK, TPIA, BMRI, DCII

Sementara itu, Bursa Asia bersiap menguat pada hari selasa setelah AS menghentikan penurunan lima hari berturut-turut menjelang data inflasi yang dapat mempengaruhi ekspektasi dari kemungkinan timeline untuk pengurangan stimulus the Fed.

Kontrak berjangka naik di Jepang dan Hong Kong tetapi merosot di Australia, sementara kontrak AS naik tipis. S&P 500 naik karena perusahaan energi mempercepat kenaikan setelah minyak mentah memperpanjang penguatan ke level tertinggi enam minggu terakhir.

Harga komoditas batu bara naik 2.45% dan minyak kelapa sawit naik 0.98% sedangkan komoditas logam mayoritas turun seperti timah turun 0.24% dan Nikel turun 3.38%. Secara sentimen IHSG berpotensi menguat. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD