AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

IHSG Diprediksi Tertekan, Ini Deretan Saham yang Dapat Dicermati

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Selasa, 21 September 2021 07:35 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali tertekan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.035-6.098.
Pergerakan IHSG (Ilustrasi)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi kembali tertekan pada perdagangan hari ini. Pergerakan indeks akan berada di kisaran 6.035-6.098.

Analis Reliance Sekuritas, Lanjar Nafi mengatakan, secara teknikal IHSG melemah namun tepat tertahan di level support moving average 200 hari. Hal ini akan menjadi signal pergerakan yang masih cenderung berada pada tren positif.

"Namun, Indikator RSI dan Stochastic memberikan momentum yang telah jenuh pada area overbought dan memberikan signal akan adanya tekanan aksi jual lanjutan. Sehingga secara teknikal kami perkirakan IHSG akan bergerak cenderung tertekan dengan support resistance 6.035-6.098," ujar Lanjar dalam risetnya, Selasa (21/9/2021).

Saham-saham yang dapat dicermati secara teknikal diantaranya; ANTM, BBNI, BBRI, BMRI, ERAA, ICBP, SMCB.

Sebelumnya, IHSG ditutup turun 56,93 poin atau 0,93 persen ke level 6.076 dengan pergerakan yang cenderung melemah sejak awal sesi perdagangan. Terkoreksinya indeks sektor teknologi (-2.55%), Material Dasar (-1.78%) dan Konsumer primer (-1.67%) memimpin pelemahan. Investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp242,90 miliar. Investor berhati-hati dalam risiko penularan krisis hutang di pengembang China Evergrande group pada pertumbuhan ekonomi negara ekonomi terbesar kedua di dunia.

Leader:
BBCA, ARTO, TBIG, EMTK, MIDI
Laggard:
DCII, CPIN, ASII, TPIA, BRPT

Sementara itu, Bursa Asia berpotensi melanjutkan aksi jual pada perdagangan hari selasa karena meningkatnya kekhawatiran tentang tindakan keras China terhadap sektor real-estate dan krisis utang di pengembang China Evergrande Group.

Pergolakan sektor properti adalah bagian dari tindakan keras Presiden Xi Jinping yang lebih luas terhadap industri swasta di bawah inisiatif “kemakmuran bersama” untuk mengurangi ketidaksetaraan ekonomi dan Investor sedang menunggu kejelasan tentang bagaimana kekacauan utang di Evergrande akan diselesaikan. Sehingga secara sentimen IHSG berpotensi bergerak tertekan.

(NDA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD