sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Tekanan Asing dan Inflasi Bayangi Pasar

Market news editor Desi Angriani
03/03/2026 09:39 WIB
IHSG diperkirakan bergerak dalam rentang 7.900-8.050.
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Tekanan Asing dan Inflasi Bayangi Pasar (Foto: iNews Media Group)
IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Tekanan Asing dan Inflasi Bayangi Pasar (Foto: iNews Media Group)

Dari sisi domestik, tekanan terhadap IHSG juga datang dari pelemahan nilai tukar rupiah. Kurs referensi JISDOR terdepresiasi ke level Rp16.848 per dolar AS pada 2 Maret 2026, seiring meningkatnya ketidakpastian geopolitik global.

Selain itu, rilis data inflasi Februari 2026 turut menjadi sentimen negatif. Inflasi tahunan tercatat sebesar 4,76 persen year-on-year (yoy), meningkat signifikan dibanding bulan sebelumnya 3,55 persen yoy dan berada di atas target Bank Indonesia di kisaran 1,5-3,5 persen. 

Kenaikan inflasi dipengaruhi efek basis rendah (low base effect) setelah berakhirnya diskon tarif listrik rumah tangga 50 persen pada Januari-Februari 2026.

Dari eksternal, bursa Wall Street bergerak terbatas dengan kecenderungan positif. Indeks Nasdaq menguat 0,36 persen, sementara Dow Jones terkoreksi tipis 0,15 persen pada 2 Maret 2026. 

Meski sempat melemah di awal sesi, investor melakukan aksi beli saat harga turun (buy on weakness), terutama pada sektor teknologi, energi, dan pertahanan.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement