IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan bergerak konsolidasi pada perdagangan Kamis (27/8/2026). Pasar dinilai berhati-hati di tengah kekhawatiran atas meningkatnya risiko sosial dan politik dalam negeri.
IHSG sebelumnya ditutup turun 1,48 persen ke level 6.405 poin. Sempat dibuka menguat, indeks kehilangan tenaga dan berbalik ke teritori negatif hingga melemah relatif cukup dalam menjelang penutupan seiring aksi profit taking pada saham konglomerasi.
"Tekanan jual terjadi hampir di seluruh sektor, terutama sektor transportasi (-4,15 persen), properti (-2,71 persen), dan energi (-2,61 persen)," kata Phintraco Sekuritas dalam riset, Rabu (26/8/2026).
Selain itu, sentimen negatif juga datang dari pelemahan rupiah sebesar 0,15 persen ke level Rp17.731. Kondisi domestik dinilai menjadi alasan investor berhati-hati dalam mengambil keputusan menjelang aksi demonstrasi hari ini.
Secara teknikal, koreksi yang terjadi membawa IHSG kembali menguji area support psikologis setelah sebelumnya mengalami reli. Histogram MACD masih bertahan di area positif, tetapi Stochastic RSI mulai turun dari area jenuh beli (overbought).