IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi bergerak datar. Sebelumnya, indeks ditutup turun 1,72 persen ke 5.896.13.
Pada Jumat (26/6/2026), perdagangan saham disertai dengan net sell asing Rp302 miliar. Saham yang paling banyak dijual asing yaitu BMRI, EMAS, ASII, BRPT dan TLKM.
Untuk perdagangan hari ini, Head of Retail Research Analyst BNI Sekuritas Fanny Suherman memprediksi IHSG berpotensi sideways di area 5.850-6.000.
Untuk support IHSG berada di level 5.750-5.850, sedangkan resistance di rentang 6.000-6.100.
Dengan proyeksi itu, Fanny memiliki enam saham pilihan yaitu HRTA, BUMI, BIPI, BNBR, INDY, dan SCMA. Berikut analisanya:
HRTA
Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.700-Rp1.740, cutloss di bawah Rp1.690. Target dekat di Rp1.820-Rp1.900.
BUMI
Spec Buy dengan area beli di Rp140-Rp141, cutloss di bawah Rp136. Target dekat di Rp145-Rp150.
BIPI
Buy on Weakness dengan area beli di Rp120-Rp126, cutloss di bawah Rp115. Target dekat di Rp130-Rp140.
BNBR
Spec Buy dengan area beli di Rp90-Rp93, cutloss di bawah Rp86. Target dekat di Rp100-Rp106.
INDY
Buy on Weakness dengan area beli di Rp1.800-Rp1.845, cutloss di bawah Rp1.790. Target dekat di Rp1.885-Rp1.940.
SCMA Spec Buy dengan area beli di Rp202-Rp206, cutloss di bawah Rp200. Target dekat di Rp210-Rp218.
(Febrina Ratna Iskana)