sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Hari Ini Diproyeksi Masih Bearish, Simak Analisa INCO, AADI, BUKA, dan BUVA

Market news editor Febrina Ratna Iskana
20/10/2026 08:07 WIB
IHSG hari ini diproyeksi masih melemah. Sebelumnya, indeks ditutup turun 3,64 persen ke 4.996,61 pada Senin (19/10/2026).
IHSG Hari Ini Diproyeksi Masih Bearish, Simak Analisa INCO, AADI, BUKA, dan BUVA. (Foto: iNews Media Group)
IHSG Hari Ini Diproyeksi Masih Bearish, Simak Analisa INCO, AADI, BUKA, dan BUVA. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini diproyeksi masih melemah. Sebelumnya, indeks ditutup turun 3,64 persen ke 4.996,61 pada Senin (19/10/2026) setelah bergerak pada rentang 4.907–5.013 dan berakhir di bawah level psikologis 5.000.

Technical Analyst Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, mengatakan tekanan jual berlanjut seiring kekhawatiran atas rencana MSCI mengubah klasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market. Untuk perdagangan Selasa (20/10/2026), perhatian tertuju pada reformasi lanjutan BEI, termasuk rencana mengeluarkan 80 saham kategori High Shareholding Concentration (HSC) dari perhitungan IHSG.

Saham-saham tersebut memiliki bobot sekitar 18 persen terhadap indeks. Kebijakan ini ditujukan untuk meningkatkan transparansi dan kredibilitas indeks, tetapi bukan delisting.

“Pasar masih menantikan kejelasan implementasi serta bukti perbaikan yang dapat meredakan kekhawatiran MSCI dan risiko capital outflow,” tulisnya dalam riset, Selasa (20/10.2026).

Secara teknikal, Reza mengatakan IHSG masih dalam tekanan bearish setelah breakdown dari neckline 6.000. MACD berada di area negatif dengan momentum bearish yang menguat. Support Fibonacci berada di 4.953, disusul 4.757; jika area pertama ditembus, risiko pelemahan lanjutan terbuka.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement