AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.82
0.04%
+0.23
IHSG
6556.00
-0.19%
-12.17
LQ45
939.03
-0.03%
-0.31
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27101.98
-0.11%
-29.36
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

IHSG Hari Ini Jauhi All Time High, 222 Saham Melemah

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 18 November 2021 10:12 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah melorot ke zona merah pada pembukaan perdagangan, Kamis (18/11/2021).
IHSG Hari Ini Jauhi All Time High, 222 Saham Melemah. (Foto: MNC Media)
IHSG Hari Ini Jauhi All Time High, 222 Saham Melemah. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) malah melorot ke zona merah pada pembukaan perdagangan, Kamis (18/11/2021). IHSG mengalami koreksi sebesar 0,41% ke level 6.648,650 pukul 09.58 Wib.

Terdapat 207 saham menguat, 222 saham melemah, dan 205 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp3,9 triliun dari 10,4 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Indeks LQ45 turun (-0,54%) ke 948,24, indeks JII anjlok (-0,00%) ke 564,31, indeks IDX30 melemah (-0,53%) ke 504,87 dan indeks MNC36 menurun (-0,64%) ke 320,75.

Sementara itu, saham-saham yang masuk top gainers, yaitu PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) menguat 16,67% ke Rp63, PT Trimuda Nuansa Citra Tbk (TNCA) naik 13,66% ke Rp915, dan PT Harapan Duta Pertiwi Tbk (HOPE) melesat 13,33% di Rp102

Adapun saham-saham yang masuk top losers antara lain, saham PT Mitra Investindo Tbk (MITI) melemah (-6,47%) ke Rp242, PT Bank KB Bukopin Tbk (BBKP) turun (-5,46%) di Rp346, dan PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) turun (-4,39%) di Rp218.

CEO Indosurya Bersinar Sekuritas, William Surya Wijaya mengatakan, IHSG masih berupaya untuk mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masanya kembali.

"Risiko potensi terjadinya koreksi jangka pendek masih cukup besar, jelang rilis data perekonomian tingkat suku bunga yang diperkirakan belum akan ada perubahan," kata William di Jakarta, Kamis (18/11/2021).

William memandang hal tersebut dapat menjadi sentimen positif bagi pergerakan IHSG pada hari ini.

Namun, harga komoditas yang berpotensi terkoreksi turut memberikan dampak terhadap emiten emiten yang berkaitan dengan komoditas dan membuat pasar bergerak lebih konsolidatif.

"Hari ini IHSG berpeluang bergerak dalam rentang terbatas," tukasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD