IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih rawan terkoreksi pada perdagangan Selasa (8/9/2026). Adapun indeks ditutup koreksi sebesar 0,25 persen ke 6.619 pada perdagangan sebelumnya dan masih didominasi oleh tekanan jual yang meningkat.
“Worst case, skenario IHSG sudah berada di akhir wave v dari wave (c), sehingga IHSG rawan terkoreksi dengan area terdekat berada di 6,578-6.598,” tulis Riset MNC Sekuritas.
IHSG diperkirakan berada pada support 6.561, 6.476 dan resistance 6.705, 6.755.
Berikut, saham-saham yang menarik dicermati hari ini:
PT Harum Energy Tbk (HRUM) - Buy on Weakness
HRUM terkoreksi 1,05 persen ke harga Rp940 dan masih didominasi oleh tekanan jual, meskipun volumenya cenderung mengecil. Posisi HRUM saat ini sedang berada pada bagian dari wave (iv) dari wave [c].
Buy on Weakness: Rpp890-Rp910
Target Price: Rp985, Rp1.015
Stoploss: below Rp870
PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) - Buy on Weakness
INKP menguat 3,13 persen ke harga Rp9.075 dan disertai dengan munculnya volume pembelian, pergerakannya pun masih mampu berada di atas cluster MA20 dan MA200. Saat ini, posisi INKP diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: Rp8.750-Rp8.975
Target Price: Rp9.250, Rp9.500
Stoploss: below Rp8.500
PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Trading Buy
MDKA terkoreksi 0,69 persen ke Rp2.880 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya pun belum mampu break MA20. Selama MDKA masih mampu berada di atas Rp2.850 sebagai stoplossnya, maka diperkirakan posisi saat ini sedang berada pada bagian dari wave [ii] dari wave C.
Trading Buy: Rp2.860-Rp2.880
Target Price: Rp2.980, Rp3.020
Stoploss: below Rp2.850
PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Sell on Strength
TPIA terkoreksi 1 persen ke Rp1.975 dan masih didominasi oleh tekanan jual, pergerakannya sudah berada di bawah MA60. Posisi TPIA sedang berada pada bagian awal dari wave (c) dari wave [y] sehingga TPIA rawan melanjutkan koreksinya ke rentang area Rp1.650-Rp1.790.
Sell on Strength: Rp2.000-Rp2.020.
(NIA DEVIYANA)