IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi cukup dalam pada perdagangan Selasa (4/3/2026). Menjelang penutupan, IHSG turun hampir 5 persen ke level Rp7.500.
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy menilai, penurunan indeks sejalan dengan pelemahan bursa Asia seperti indeks Nikkei (Jepang), ASX (Australia), dan TAEIX (Taiwan). Bahkan, indeks Kospi Korea Selatan mengalami trading halt setelah turun lebih dari 8 persen.
"Hal ini merupakan dampak dari eskalasi tensi geopolitik di Timur Tengah yang terus memanas, dan Iran menutup selat Hormuz yang menyebabkan kekhawatiran munculnya krisis energi. Hal ini sudah tercermin di harga minyak dunia yang meningkat," kata Irvan dalam keterangan resmi.
IHSG terus tertekan dengan seluruh sektor melemah. Sektor Basic Industry anjlok 7,6 persen, diikuti sektor Cyclical yang turun 6,3 persen.
Indeks LQ45 juga turun 4,6 persen dengan IDX30 tekoreksi 4,3 persen. Indeks JII dan ISSI juga melemah masing-masing 6,5 persen dan 5,7 persen.