Dalam sepekan, IHSG tercatat menguat 1,87 persen dan dalam sebulan naik 5,03 persen.
Kendati demikian, indeks masih melemah 25,00 persen secara year to date (YtD).
Penguatan IHSG pagi ini terutama ditopang saham BYAN yang melambung 19,82 persen ke level Rp17.125 per saham.
Saham emiten batu bara milik taipan Low Tuck Kwong tersebut kembali menjadi sorotan setelah beredar rumor akan diakuisisi pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam.
Dengan kapitalisasi pasar mencapai sekitar Rp570,83 triliun, BYAN merupakan saham dengan kapitalisasi pasar terbesar kedua di BEI setelah PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), yang mencapai Rp788,96 triliun.
Alhasil, pergerakan BYAN yang sangat tajam turut memberikan dorongan signifikan terhadap IHSG.