Tekanan asing tersebut tak lepas dari sentimen Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang sebelumnya menyoroti aspek transparansi dan tata kelola pasar modal Indonesia, yang sempat membuat pasar domestik turun tajam akhir Januari lalu.
Walau volatilitas mulai mereda dalam beberapa hari terakhir, pelaku pasar masih mencermati arah kebijakan dan respons regulator.
Mengutip analisis BRI Danareksa Sekuritas, Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan pertemuannya dengan perwakilan MSCI berlangsung hampir dua jam.
Ia menegaskan, pembahasan lebih menitikberatkan pada aspek teknis dan tata kelola pasar, bukan pada persoalan fundamental ekonomi nasional.
Menurut Luhut, sorotan MSCI justru menjadi katalis untuk mempercepat reformasi, termasuk penguatan government technology dan digitalisasi birokrasi.