IDXChannel - Di tengah sorotan terhadap saham dengan price to earnings ratio (PER) ratusan hingga ribuan kali, sejumlah saham LQ45 justru tampil dengan valuasi yang jauh lebih rendah, bahkan single digit, disertai kinerja harga yang cenderung solid dalam setahun terakhir.
Berdasarkan data pasar, beberapa anggota LQ45 diperdagangkan pada PER yang relatif murah.
Saham bank pelat merah PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN), misalnya, memiliki PER TTM (rasio harga saham terhadap laba bersih 12 bulan terakhir) 5,49 kali dengan harga Rp1.370 per unit dan mencatat kenaikan 45,74 persen dalam setahun.
Selanjutnya, raksasa batu bara PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) berada di PER 5,76 kali di harga Rp8.700, naik 9,43 persen.
Valuasi rendah juga terlihat pada emiten properti PT Ciputra Development Tbk (CTRA) dengan PER 6,23 kali meski harga terkoreksi 4,60 persen ke Rp830.