sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Pemerintah Pangkas Kuota Batu Bara dan Nikel, Saham BUMI hingga NCKL Variatif

Market news editor Desi Angriani
12/02/2026 13:41 WIB
Kuota produksi yang diumumkan pemerintah tidak jauh berbeda dari wacana yang sebelumnya beredar di pasar.
Pemerintah Pangkas Kuota Batu Bara dan Nikel, Saham BUMI hingga NCKL Variatif (Foto: dok Freepik)
Pemerintah Pangkas Kuota Batu Bara dan Nikel, Saham BUMI hingga NCKL Variatif (Foto: dok Freepik)

IDXChannel - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memangkas kuota produksi batu bara dan bijih nikel pada 2026. 

Kebijakan ini mempertimbangkan proyeksi kebutuhan domestik, kapasitas industri pengolahan, hingga upaya menjaga stabilitas harga komoditas global.

Direktur Jenderal Minerba Kementerian ESDM, Tri Winarno mengatakan, pemerintah akan menekan total produksi batu bara domestik 2026 ke level di atas 600 juta ton. 

Angka tersebut lebih rendah signifikan dibandingkan realisasi produksi 2025 yang mencapai 790 juta ton, meskipun sedikit lebih tinggi dari wacana awal pemangkasan di kisaran 600 juta ton.

Tri menjelaskan, kebijakan ini merujuk pada proyeksi permintaan dalam negeri, termasuk kebutuhan PT PLN (Persero). Meski dilakukan pengetatan, pemerintah memastikan pemegang izin PKP2B generasi I serta BUMN pemegang IUP tidak mengalami pemangkasan kuota produksi 2026.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement