IDXChannel – Saham PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (TUGU) mencatatkan penguatan di awal tahun 2026. Analis menyoroti sejumlah faktor pemicu penguatan harga saham tersebut.
Harga saham TUGU ditutup di Rp1.340 per saham pada Rabu (11 Februari 2026), naik 4,7 persen. Apresiasi tersebut mengantarkan saham TUGU mencatatkan kenaikan 15,0 persen secara penutupan akhir tahun 2025 di Rp1.165 per saham.
Kenaikan harga saham TUGU ini kontras dengan kondisi pasar saham domestik yang justru sedang tertekan di awal tahun. Saham TUGU terbukti unggul (outperform) jika dibandingkan dengan kinerja indeks sektoral maupun pasar secara keseluruhan.
Pasalnya, secara year-to-date (ytd) hingga 11 Februari 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mencatatkan koreksi sebesar 4,1 persen, sementara indeks sektor keuangan juga terkoreksi 5,0 persen. Hal ini mengukuhkan posisi TUGU sebagai saham defensif pilihan investor.
Equity Research Analyst Trimegah Sekuritas, Kharel Devin mengatakan setidaknya terdapat tiga katalis positif utama penopang kinerja saham TUGU di antaranya kinerja keuangan solid, valuasi murah, hingga aspek permodalan yang kuat.