sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Purbaya Sebut Moody's Offside Nilai Prospek Ekonomi RI, Begini Penjelasannya

Economics editor Rohman Wibowo
12/02/2026 15:45 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menilai ada yang tidak sepenuhnya benar dari penurunan outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif oleh Moody's Ratings.
Purbaya Sebut Moody's Offside Nilai Prospek Ekonomi RI, Begini Penjelasannya. Foto: iNews Media Group.
Purbaya Sebut Moody's Offside Nilai Prospek Ekonomi RI, Begini Penjelasannya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menilai ada yang tidak sepenuhnya benar dari penurunan outlook peringkat kredit Indonesia menjadi negatif oleh Moody's Ratings.

Sebab, lembaga pemeringkat kredit internasional itu menggunakan acuan melambatnya pertumbuhan ekonomi sebagai salah satu parameter. Di lain sisi, rilis BPS soal pertumbuhan ekonomi RI sepanjang 2025 di angka 5,11 persen.

Sehingga, koreksi negatif dari Moody's tak sejalan dengan kondisi perekonomian.

"Moody's mengeluarkan outlook Indonesia negatif karena ada prospek pertumbuhan yang lebih lambat katanya. Taunya, keluarnya lebih tinggi. Habis itu langsung IMF menaikkan prediksi kita dari 4,9 ke 5,2 untuk tahun ini. JP Morgan juga sama dari 4,9 ke 5,2. Jadi ada yang offside kelihatannya," ujar Purbaya dalam acara diskusi di Grand CIMB Niaga, Kamis (12/2/2026).

Purbaya mengatakan mesin pendongkrak pertumbuhan ekonomi bakal terus digerakkan untuk menjaga momentum. Hal tersebut juga telah dilakukan sebelumnya dan tercermin dari indeks kepercayaan konsumen dan kurva konsumsi BBM yang berada dalam tren positif, kenaikan penjualan listrik untuk industri naik hingga PMI Manufaktur yang tercatat ekspansif.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement