sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Konsumsi Hidrogen di RI Capai 1,75 Juta Ton per Tahun, Industri Pupuk Pengguna Tertinggi

Economics editor Nia Deviyana
11/02/2026 16:31 WIB
Pemanfaatan hidrogen di dalam negeri saat ini sudah ada di sektor industri, terutama sebagai bahan baku pupuk. 
Konsumsi Hidrogen di RI Capai 1,75 Juta Ton per Tahun, Industri Pupuk Pengguna Tertinggi. Foto: iNews Media group.
Konsumsi Hidrogen di RI Capai 1,75 Juta Ton per Tahun, Industri Pupuk Pengguna Tertinggi. Foto: iNews Media group.

IDXChannel - Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot mengatakan bahwa hidrogen memiliki peran strategis sebagai salah satu pendorong pergeseran dari energi fosil ke sumber energi terbarukan. Hal itu karena hidrogen merupakan pembawa energi nol karbon selain listrik.

Menurut Yuliot, pemanfaatan hidrogen di dalam negeri saat ini sudah ada di sektor industri, terutama sebagai bahan baku pupuk

"Konsumsi hidrogen di Indonesia saat ini berkisar 1,75 juta ton per tahun, dengan pemanfaatan didominasi untuk urea (88 persen), amonia (4 persen), dan kilang minyak (2 persen)," ujarnya saat meluncurkan Global Hydrogen Ecosystem Summit (GHES) 2026, Selasa (10/2/2026).

Dia menambahkan bahwa untuk tujuan dekarbonisasi, hidrogen bisa dimanfaatkan pada sektor-sektor yang sulit dikurangi emisinya (hard-to-abate sectors), seperti transportasi jarak jauh, pelayaran, penerbangan, produksi baja, serta pemanasan pada industri dan manufaktur.

Yuliot juga menilai Indonesia mempunyai peluang besar untuk mengembangkan hidrogen dan amonia sebagai bagian integral dari agenda transisi energi nasional sekaligus mendukung dekarbonisasi sistem energi global. 

"Peluang tersebut ditopang oleh modal dasar yang kuat, antara lain ketersediaan potensi energi baru dan terbarukan (EBT) yang melimpah, komitmen Indonesia terhadap mitigasi perubahan iklim global, serta posisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan yang berada pada jalur utama perdagangan internasional. Dengan keunggulan tersebut, Indonesia berpotensi menjadi hub hidrogen dan amonia di kawasan Asia Pasifik," tuturnya.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement