sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Pekan Ini Diprediksi Fluktuatif, Pantau Pergerakan Saham SMGR, ARCI hingga BFIN

Market news editor Anggie Ariesta
23/02/2026 07:19 WIB
IHSG diprediksi bergerak fluktuatif pada rentang support 8.200 dan resistance 8.400 selama periode 23–27 Februari 2026.
IHSG Pekan Ini Diprediksi Fluktuatif, Pantau Pergerakan Saham SMGR, ARCI hingga BFIN (FOTO:iNews Media Group)
IHSG Pekan Ini Diprediksi Fluktuatif, Pantau Pergerakan Saham SMGR, ARCI hingga BFIN (FOTO:iNews Media Group)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi bergerak fluktuatif pada rentang support 8.200 dan resistance 8.400 selama periode 23–27 Februari 2026.

Fokus pelaku pasar pekan ini tertuju pada hasil finalisasi koordinasi antara Bursa Efek Indonesia (BEI), OJK, dan lembaga indeks global MSCI terkait reformasi integritas pasar modal.

Equity Analyst PT Indo Premier Sekuritas (IPOT), David Kurniawan menilai langkah BEI dan OJK yang tengah melakukan penyesuaian data investor hingga rencana kenaikan free float minimum 15 persen pada Maret 2026 merupakan sentimen kunci bagi kredibilitas bursa di mata dunia.

"Jika transparansi kepemilikan saham di atas 1 persen berhasil diimplementasikan dengan tegas, kepercayaan investor asing diprediksi akan kembali pulih," kata David dalam riset mingguannya, Senin (23/2/2026).

Meski IHSG ditutup positif di level 8.271 pada pekan lalu (naik 0,71 persen), pasar masih dibayangi ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran. Situasi di Selat Hormuz, yang merupakan jalur bagi 20 persen pasokan minyak dunia, menjadi faktor risiko yang dapat memicu rotasi sektor ke saham-saham energi.

Di sisi domestik, keputusan Bank Indonesia (BI) untuk mempertahankan suku bunga di level 4,75 persen dipandang sebagai langkah tepat untuk menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah dan mencapai target inflasi 2026.

Menghadapi rekor IHSG dan volatilitas global, IPOT menyarankan para investor dan trader untuk tetap waspada dan disiplin.

Selain strategi transaksi, IPOT juga menawarkan solusi xRDN, tabungan digital berbasis pasar modal dengan imbal hasil sekitar ±2 persen, untuk mengoptimalkan dana yang belum terinvestasikan sekaligus menghindari risiko kejahatan siber.

David menekankan pentingnya manajemen risiko yang ketat di tengah kondisi pasar saat ini.

"Untuk menghadapi pasar minggu depan, baik investor maupun trader sebaiknya bersikap selective and defensive dengan fokus pada emiten berfundamental kuat dan likuiditas tinggi di tengah rekor IHSG dan volatilitas global. Sementara trader perlu disiplin menerapkan stop loss serta sigap memanfaatkan rotasi sektor ke saham energi, jika tensi geopolitik AS-Iran terus mengerek harga minyak," tutur David.

Berikut rekomendasi saham pekan ini.
1. Buy SMGR (Current Price: Rp3.070, Entry: 3,070, Target Price: Rp3.300 (7,49 persen), Stop Loss: Rp2.990 (-2,61 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.9).
2. ⁠Buy ARCI (Current Price: Rp1.810, Entry: Rp1.810, Target Price: Rp2.000 (10,50 persen), Stop Loss: Rp1.710 (-5,52 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:1.9).
3. Buy on Breakout BFIN (Current Price: Rp1.555, Entry: Rp1.570, Target Price: Rp1.695 (7,96 persen), Stop Loss: Rp1.510 (-3,82 persen) dan Risk to Reward Ratio 1:2.1).
4. Buy Reksa Dana Saham Premier ETF Perfindo i-Grade (XIPI).


(kunthi fahmar sandy)

Advertisement
Advertisement