"Pertumbuhan kredit yang menguat menjadi 13,0 persen YoY pada Juli 2026 turut memberikan dukungan terhadap sentimen pasar domestik," katanya.
Sepanjang perdagangan 18–21 Agustus 2026 lalu, IHSG menguat 1,93 persen ke level 6.525,69 dan bertahan di atas MA20 menandakan tren jangka pendek masih terjaga positif.
Penguatan tersebut diikuti peningkatan aktivitas pasar dengan rata-rata volume transaksi harian melonjak 47,90 persen menjadi 50,30 miliar saham, sementara frekuensi dan nilai transaksi masing-masing naik 5,52 persen menjadi 2,21 juta kali dan 2,36 persen menjadi Rp15,57 triliun.
Di sisi lain, investor asing berbalik mencatat net buy Rp548,6 miliar dari net sell Rp1,58 triliun pada pekan sebelumnya.
"Kombinasi penguatan teknikal, peningkatan likuiditas, dan berbaliknya arus dana asing menjadi katalis yang memperkuat momentum IHSG memasuki pekan berikutnya," ujar Brigita.