IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) parkir di zona hijau pada sesi I perdagangan Senin (13/7/2026). Saham milik grup Barito dan Bakrie menahan indeks di tengah likuiditas yang relatif rendah.
IHSG ditutup menguat sebesar 0,11 persen ke 5.930,84 poin pada sesi I. Nilai transaksi hingga jeda siang hanya Rp5,05 triliun dengan volume 136,9 juta lot saham dan frekuensi 1,79 kali di pasar reguler.
Saham milik taipan Prajogo Pangestu menghijau seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melesat 3,4 persen ke Rp1.675, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) menguat tipis 0,28 persen, dan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) naik 0,8 persen ke Rp625.
Saham-saham grup Bakrie naik lebih tinggi dipimpin oleh PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) yang terbang 24 persen ke Rp645. Saham lainnya juga menguat di antaranya PT Bumi Resources Minerals Tbk (BMRS) naik 2,97 persen ke Rp520 dan PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) melejit 4,6 persen ke Rp90.
Lonjakan harga saham VKTR mendorong sektor CYCLICAL naik 1,42 persen, menjadi yang tertinggi di antara sektor-sektor lain. Adapun sektor PROPERTY menjadi pemberat IHSG dengan penurunan sebesar 0,32 persen.
Di samping IHSG, subindeks lain justru melemah. IDX30 turun 0,09 persen dan LQ45 terkoreksi 0,07 persen. Sementara JII dan ISSI justru menguat masing-masing 0,44 persen dan 0,55 persen.
Saham-saham yang masuk jajaran top gainers hingga siang ini yakni PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN) menguat 6,91 persen ke Rp402, PT RMK Energy Tbk (RMKE) mengjijau ke 5,21 persen ke Rp2.220, dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) naik 5,00 persen ke Rp1.260.
Adapun saham-saham yang masuk deretan top losers di antaranya PT Jakarta Setiabudi Internasional Tbk (JSPT) anjlok 4,23 persen ke Rp1.360, PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX) melemah 4,20 persen ke Rp1.370, dan PT Jayamas Medica Industri Tbk (OMED) turun 3,43 persen ke Rp197.
(Rahmat Fiansyah)