sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

IHSG Tertekan Sentimen Negatif Jangka Pendek, Investor Bisa Fokus ke Fundamental Emiten

Market news editor Anggie Ariesta
05/06/2026 08:36 WIB
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Suryawijaya, menyarankan kepada seluruh pihak untuk kembali menilai emiten berdasarkan fundamental perusahaannya.
IHSG Tertekan Sentimen Negatif Jangka Pendek, Investor Bisa Fokus ke Fundamental Emiten. (Foto: iNews Media Group)
IHSG Tertekan Sentimen Negatif Jangka Pendek, Investor Bisa Fokus ke Fundamental Emiten. (Foto: iNews Media Group)

Potensi Pertumbuhan PGAS

Analis Bahana Sekuritas Abdusshomad Cakra Buana dalam risetnya menerangkan fundamental bisnis PGAS kian solid seiring potensi tambahan keuntungan bersih dari anak usaha yaitu Saka Energi yang bergerak di hulu migas seiring kenaikan harga minyak dunia.

Laba inti PGAS sampai akhir tahun ini diperkirakan tumbuh setidaknya 3 persen menjadi USD332 juta secara Year on Year (YoY). 

”Kami tetap merekomendasikan PGAS karena cerita pertumbuhannya masih solid,” ungkapnya.

Saham PGAS direkomendasikan BELI (BUY) dengan Target Price (TP) sebesar Rp2.300 per saham. Mulai beroperasinya infrastruktur pipa gas Cisem II mulai April 2026 diproyeksi akan meningkatkan pasokan gas ke Jawa Barat sehingga mendukung tambahan volume distribusi.

”Dengan posisi kas PGAS yang kuat, kami memperkirakan rasio pembayaran dividen (payout ratio) sekitar 80 persen hingga 95 persen pada 2026, menyiratkan dividend yield yang menarik di kisaran 11 persen dengan asumsi tidak ada impairment,” imbuhnya.

Riset Global UBS Sekuritas dalam riset terbarunya mencatatkan kekuatan fundamental bisnis PGAS dengan aset infrastruktur dominan. PGAS mengoperasikan lebih dari 10 ribu kilometre pila hilir atau setara 96 persen dari total jaringan pipa Indonesia. Selain itu, memiliki dua FSRU di Lampung dan Jawa Barat ditambah fasilitas regasifikasi di Arun serta 12 blok migas di Indonesia dan Amerika Serikat (AS).

Secara keuangan, PGAS menurut riset ini memiliki neraca yang sehat dengan posisi net cash yang terus bertambah. Pada 2025, kas bersih PGAS sebesar USD594 juta dan diperkirakan meningkat menjadi USD1,090 juta pada 2026 lalu sebesar USD1,408 juta pada 2027.

Dengan posisi arus kas yang semakin sehat PGAS diharapkan akan terus menjaga rasio dividen di level tinggi. Pada RUPS terbaru, PGAS mengumumkan pembayaran dividen dengan rasio sebesar 80 persen.

(Febrina Ratna Iskana)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement