Data tersebut berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS, rupiah, ekspektasi suku bunga, dan prospek permintaan komoditas.
Selain itu, pidato sejumlah pejabat Federal Reserve (The Fed) pada 14-16 Oktober turut menjadi perhatian pelaku pasar.
BRI Danareksa Sekuritas dalam riset 12 Oktober 2026 juga menyoroti eskalasi geopolitik di Timur Tengah dan pertemuan Dana Moneter Internasional (IMF) serta Bank Dunia pada 12-18 Oktober sebagai sentimen yang membayangi pasar global pekan ini.
Investor turut mencermati pergerakan harga minyak mentah dunia yang berada di kisaran USD90-USD102 per barel, menurut MNC Sekuritas.
Pergerakan harga minyak menjadi salah satu faktor yang diperhatikan pasar di tengah kekhawatiran terhadap inflasi dan ketidakpastian geopolitik.