"Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan transaksi, peningkatan jumlah pengguna serta penguatan profitabilitas di sejumlah lini bisnis utama," ujar Direktur Utama GOTO, Hans Patuwo, dalam keterangan resminya, Rabu (11/3/2026).
Secara operasional, nilai transaksi bruto inti (core gross transaction value/GTV) Grup GOTO tumbuh signifikan. Pada Triwulan IV-2025, GTV inti mencapai Rp124 triliun, tumbuh 57 persen secara tahunan (year on year/YoY). Untuk setahun penuh, GTV inti meningkat menjadi Rp400 triliun atau tumbuh 49 persen (YoY).
Total GTV Grup tercatat Rp212 triliun pada Triwulan IV, atau naik 47 persen (YoY), dan mencapai Rp686 triliun sepanjang 2025 atau meningkat 32 persen (YoY).
Dari sisi pendapatan, GOTO membukukan pendapatan bersih sebesar Rp5 triliun pada Triwulan IV-2025, tumbuh 19 persen (YoY). Secara tahunan, pendapatan bersih mencapai Rp18,3 triliun atau meningkat 24 persen (YoY).
Peningkatan kinerja tersebut juga didukung oleh pertumbuhan jumlah pengguna. Pengguna yang bertransaksi tahunan (annual transacting users/ATU) meningkat 24 persen menjadi 66 juta pengguna sepanjang 2025.