Sebelum pelaksanaan sesi tatap muka tersebut, program ToT telah diawali dengan pelatihan daring selama 12 hari yang diselenggarakan pada 11-13 Mei 2026 dan 2-12 Juni 2026.
Melalui program ini, para pelatih dibekali dengan pengetahuan teknis, metodologi pengajaran, serta praktik terbaik bertaraf internasional agar mampu mencetak tenaga kerja yang siap memenuhi kebutuhan industri polimer yang terus berkembang.
"Pengembangan IPSI merupakan investasi jangka panjang Perseroan dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Melalui kolaborasi dengan SKZ, kami berkomitmen menghadirkan pelatihan berstandar internasional untuk mendukung upaya pemerintah mengurangi pengangguran sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan dan pendapatan bagi masyarakat, khususnya dari daerah tertinggal," ujarnya.
Untuk mendukung pengembangan tenaga kerja yang kompeten dan siap menghadapi kebutuhan industri masa depan, IPSI akan menawarkan tiga program pelatihan yang dirancang khusus untuk menjawab kebutuhan industri plastik dan polimer, yaitu Fundamentals of Polymer Science and Manufacturing, Operator Training Program: Production Operator, dan Operator Training Program: Maintenance Operator.
Ketiga program ini memberikan jalur pembelajaran yang terstruktur, mulai dari pemahaman dasar mengenai ilmu polimer dan proses manufaktur hingga pengembangan keterampilan teknis yang dibutuhkan untuk mengoperasikan dan melakukan perawatan mesin serta peralatan manufaktur berteknologi tinggi.