Selain itu, menurut Andrew, saham EDGE tidak diperdangkan secara aktif di Bursa sehingga likuiditas menjadi terbatas dan status perseroan sebagai perusahaan tercatat kurang efektif.
"Proses go private dan voluntary delisting juga memberikan kesempatan keluar yang adil dan teratur bagi pemegang saham publik," tuturnya.
Keputusan Indointernet untuk menjadi perusahaan tertutup cukup mengejutkan, mengingat perseroan baru IPO sekitar lima tahun lalu, tepatnya 8 Februari 2021.
Harga saham EDGE saat ini berada di level Rp4.790, di bawah harga IPO Rp7.375. Selain itu, saham EDGE yang memiliki free float 7,9 persen juga tidak terlalu likuid. Hingga 31 Januari 2026, jumlah pemegang saham publik tercatat sebanyak 1.695 orang.
(Rahmat Fiansyah)