Menurut Stockbit, perbandingan tersebut menunjukkan bahwa akuisisi FFI dilakukan pada valuasi premium dibandingkan valuasi ULTJ saat ini. Kondisi tersebut juga berpotensi memberikan dampak dilutif terhadap laba per saham (EPS) ULTJ dalam jangka pendek.
Meski demikian, Stockbit melihat potensi manfaat bagi ULTJ ke depan dapat berasal dari sinergi antara kedua bisnis serta skala operasi yang lebih besar setelah FFI menjadi bagian dari grup ULTJ.
"Kami menilai potensi upside bagi ULTJ ke depannya dapat datang dari sinergi serta skala operasi/size perusahaan yang lebih besar, sehingga bisa saja membuka ruang bagi re–rating valuasi," tulis Stockbit dalam risetnya, Jumat (18/9/2026).
(DESI ANGRIANI)