AALI
9800
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
785
ACES
1485
ACST
300
ACST-R
0
ADES
1685
ADHI
1105
ADMF
8175
ADMG
165
ADRO
1180
AGAR
436
AGII
1100
AGRO
995
AGRO-R
0
AGRS
308
AHAP
73
AIMS
366
AIMS-W
0
AISA
296
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
488
AKRA
3120
AKSI
800
ALDO
795
ALKA
244
ALMI
244
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/04/21 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
475.19
-1.04%
-5.00
IHSG
5993.24
-0.75%
-45.08
LQ45
892.79
-1.08%
-9.77
HSI
28621.92
-1.76%
-513.81
N225
28508.55
-2.03%
-591.83
NYSE
0.00
-100%
-16107.56
Kurs
HKD/IDR 1,867
USD/IDR 14,505
Emas
832,144 / gram

Ini Loh Daftar Koleksi Saham BPJS Ketenagakerjaan, Total Rp4,6 Triliun

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Kamis, 01 April 2021 06:25 WIB
BPJS Ketenagakerjaan akan mengurangi porsi investasi saham dan reksa dana, rencana ini membuat pasar modal bergejolak.
Ini Loh Daftar Koleksi Saham BPJS Ketenagakerjaan, Total Rp4,6 Triliun (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Badan Pengelola Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan akan mengurangi porsi investasi saham dan reksa dana, rencana ini membuat pasar modal bergejolak. Berikut daftar koleksi saham BPJS Ketenagakerjaan yang nilainya mencapai Rp4,6 triliun.

Berdasarkan laporan keuangan tahun 2019 yang diaudit, seperti dikutip Kamis (1/4/2021), dana investasi BPJS Ketenagakerjaan untuk JHT sebesar Rp312 triliun atau 74 persen dari total dana kelolaan. Pada periode tersebut, imbal hasil (return) investasi mencapai Rp29 triliun.

Adapun komposisi investasi BP Jamsostek terbesar ada di obligasi sebesar 65 persen. Lalu kedua ada di saham 14 persen dan terakhir di deposito sebesar 12 persen.

Lalu apa saja saham-saham yang dikoleksi BPJS Ketenagakerjaan? Pada 2019, nilai investasi BP Jamsostek di saham sebesar Rp4,6 triliun dengan rincian pihak berelasi (BUMN) Rp1,7 triliun dan pihak ketiga (nonBUMN) Rp2,9 triliun.

Berikut daftar kode saham plus biaya perolehan dikutip dari laporan keuangan 2019:

BUMN
1. ANTM Rp179 miliar
2. BMRI Rp216 miliar
3. BBNI Rp135 miliar
4. BBRI Rp196 miliar
5. BBTN Rp70 miliar
6. JSMR Rp40 miliar
7. KRAS Rp37 miliar
8. PGAS Rp465 miliar
9. SMGR Rp126 miliar
10. PTBA Rp12 miliar
11. TLKM Rp193 miliar
12. TINS Rp4 miliar
13. WIKA Rp35 miliar

Non BUMN
1. ADRO Rp3 miliar
2. AALI Rp44 miliar
3. ASII Rp201 miliar
4. BBCA Rp126 miliar
5. BSDE Rp5 miliar
6. ITMG Rp94 miliar
7. ICBP Rp60 miliar
8. INDF Rp47 miliar
9. KLBF Rp95 miliar
10. LSIP Rp79 miliar
11. SIMP Rp28 miliar
12. UNVR Rp236 miliar
13. UNTR Rp93 miliar
14. INCO Rp113 miliar

(RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD