Pesimisme Justru Bisa Jadi Peluang
Meski pandangan investor terhadap Indonesia masih cenderung negatif, CGSI melihat kondisi tersebut dari perspektif yang lebih positif.
Argumen mengenai pemulihan pasar yang berlangsung secara bertahap dan berfluktuasi (gradual and choppy recovery) dinilai mulai menarik perhatian sejumlah investor.
Menurut CGSI, investor memang masih berhati-hati untuk kembali masuk. Namun, mereka sepakat bahwa valuasi pasar Indonesia sudah relatif murah, terutama jika optimisme global terhadap saham-saham berbasis kecerdasan buatan (AI) mulai mereda.
CGSI juga melihat adanya sinyal positif dari pergerakan pasar pada Juli 2026. IHSG mampu mengalami rebound meskipun arus dana asing bersih (net equity foreign inflows) ke pasar saham masih relatif terbatas.
Selain saham-saham yang selama ini menjadi pilihan utama, seperti empat bank besar, PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS), sejumlah investor juga mulai menunjukkan ketertarikan terhadap PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).