Selain itu, Haiyanto juga memiliki saham Jaya Bersama Indo Tbk (DUCK) sekitar 4,88 persen atau sekitar Rp11,01 miliar, Lavender Bina Cendikia Tbk (BMBL) sekitar 4,22 persen senilai sekitar Rp1,34 miliar, serta Berlian Laju Tanker Tbk (BLTA) sekitar 1,52 persen dengan nilai sekitar Rp17,64 miliar.
Perlu dicatat, angka tersebut hanya perhitungan kasar dari saham yang kepemilikannya melampaui ambang pelaporan publik sebesar 1 persen.
Artinya, portofolio sebenarnya kemungkinan lebih besar karena belum mencakup saham lain yang mungkin dimiliki melalui struktur kepemilikan berbeda atau dalam porsi di bawah ambang pelaporan tersebut.
Terseret Kasus Pailit TELE
Salah satu saham yang juga dimiliki Haiyanto adalah Omni Inovasi Indonesia Tbk (TELE). Dia menggenggam 8,31 persen saham TELE atau senilai Rp5,47 miliar.
Emiten ini sebelumnya bergerak di bidang distribusi telekomunikasi, namun kemudian menghadapi masalah keuangan serius.